Senin, 05 November 2012

Apa ini?? Entahlah !

Aku tau, aku harus berfikir apa.
Jika kamu berkata "iya", maka aku harus berpikir bahwa kamu menjawab "tidak".
agar kelak aku tak merasa kamu pendusta.
bukan untuk membohongi perasaanku, juga bukan tak percaya dengan tulusnya hatimu. siapa yang tau, akupun tak pernah tau jika kelak aku minta ucapanmu seperti awal??

tak mudah mengurai semua yang aku minta..
Kuaci, mulai dari membeli sampai mengupas. aku rasa itu konyol :D tapi aku suka, suka akan semua hal yang kamu kumpulkan. Ngertikan maksudnya :)


memberikan semua yang mungkin kamu tak ingin tau, dan kamu terkejut dengan apa yang aku ungkap.
bermimpi dan mewujudkannya.. bermain dengan lampu.. bermain dengan cahaya.. dan satu hal yang kamu tau aku benci dijanjikan.

aku ga mau dicintai, aku cuma mau selalu diingat. lampu, cahaya, mimpi, dan KUACI.

Selasa, 25 September 2012

Singkat

Hari ini aku kembali berpikir...
memandang kedua jari tanganku..
dan aku berada dipikiran lain, setelah ini aku berada dimana?
akankah aku bisa menggerakan kedua tanganku?

Hari ini aku kembali termenung...
memandang kedua kakiku..
mungkinkah setelah ini aku mampu menopang badan ini?

Tuhan,
aku tau, apa yang Engkau berikan sesungguhnya masih teka-teki.
namun aku tlah tau apa yang terselip disela2 teka-tekiMu.
sesak bagai tak menemukan sedikit oksigen, walau aku tau aku akan merasakannya.
Sakit.. jika tiba rasa itu datang, menggigil jika tiba aku lupa meminum penghilang rasa sakitnya.

Tuhan,
aku sadar, semua yang aku lakukan hanya sedikit mengurangi pikiranku kearah yang masih Kau rahasiakan. Aku takut jika tiba..

Saat ini, aku kembali menatap kedua tangan dan kakiku..
aku masih bisa bertahan, aku mampu menahan.. beri aku kesempatan untuk sedikit mengurai kenangan manis dan baik untuk mereka.. Mereka yang dengan baik menjadi bagian dari hidupku sampai pada saatnya aku Give up dan tak mampu menjalani semua fungsi yang ada ditubuh ini :)

Thank Tuhan, untuk hidup yang singkat ini. *kecup untuk orang terkasihku... Papa*


Senin, 24 September 2012

Dunno

Jika aku menganggap tuhan Adil
aku rasa memang benar, jika aku berharap tuhan selalu ada untukku
itu pun benar, tidak ada yag salah..

Namun...
semua seperti dipasung
sesak tanpa udara
semua seperti gelap,
menerka tanpa sedikit cahaya
dan semua nyata begitu sempit
terbatas tanpa sedikit ruang...

Disini..
aku mampu bertahan, namun entah sampai kapan?
aku mampu berlindung, namun entah dengan siapa?
dengan catatan kapan akan aku akhiri, dan siapa yang mampu mendekapku.
terbebas dari lubang yang sebenarnya aku mampu menutupnya sebelum aku terjatuh.

Apakah tujuan yang aku maksud itu ada?
apahak harapan yang aku khayalkan itu sesuai?
dan untuk ini semua,
mampukah aku...
Melindungi, agar tidak terlihat jelas maksud hati :)

Rabu, 18 April 2012

Maaf, bukan inginku

Untuk kesekian kali, mulut membungkam.
Hati tertutup rapat, hanya telinga yang mendengar uangkapan mereka.
Memohon untukku kembali, meminta untuk aku hadir dihari2 mereka.
Dan lagi2 aku hanya dapat mendengar tanpa mampu membalas semua ucap mereka. Membisu, tanpa balas sedikit pun dengan gerak.
Maaf ini bukan mau ku..
Bukan karena aku marah, bukan karena aku benci kalian. Tapi karena aku tak mampu menolak. Sekali lagi maaf, ini diluar kehendakku.

Sebelum aku mengalami ini, harusnya aku paham.
Sebelum aku seperti ini, harusnya aku memberi tau kalian.
Sekali lagi ini tak pernah aku rencanakan.

Tuhan, lihat mereka..
Mereka begitu khawatir, mereka begitu cemas. Beri aku kesempatan menyapa mereka. Memberi tau mereka bahwa aku baik2 saja.
Aku nyaman jika bersamaMU..

Karena disini aku tak perlu berlomba2 untuk mencari perhatian siapapun. Jika disisiMU aku percaya semua akan Kau berikan juga mereka yang menyayangiku..
Titip mereka, mereka yang menyayangi aku. Mereka yang mempunyai banyak kasih untukku ada tau tanpa aku disisi mereka.

Kamis, 15 Maret 2012

Surat Cinta Untuk Ayah

Mungkin Ayah bukanlah ayah yang baik diantara para ayah.
dan ayah mungkin bukan ayah yang mampu mengajarkan aku dengan baik setiap saat.
ayah pun tak bisa menunjukan sikap tegas ayah saat aku salah...
Tapi aku sadar bahwa aku juga bukan anak yang baik untuk dapat menghargai apa yang ayah tunjukan dihidupmu.
dan kau pun berkata "ayah hanya punya nasehan untuk harta kalian, karena ayah bukan seperti ayah2 diluar sana.. yang mampu memberikan materi berlimpah."
dan aku hanya tersenyum dan berucap dalam hati "aku tak butuh meteri jika aku ga mendapat kasih sayang ayah yang hanya memiliki nasehat untuk hartaku didunia dan akhirat.
Aku teringat sesuatu yang mungkin hanya jadi kenangan untukku,
saat aku melakukan salah, Ayah hanya menengurku tanpa mengerakan tangan yang berniat memukul.

Ayah...
peluhmu adalah semangatku.. Kerutanmu adalah impianku..
ketahuilah ayah.. aku berjanji untuk membayar peluh dan kerutan diwajahmu..
bukan dengan harta terlebih dahulu. tapi dengan Semangat dan Impianku. karena itu hal yang akan membuat aku berhasil. membuat dirimu merasakan keberhasilan yang tertuang kepadaku. Kan ku banggakan dirimu Ayah...

Ayah...
aku tau doaMu membuat aku berdiri hebat saat ini..
aku siapkan Kado terindah untuk ayah, yang mungkin lebih dari ayah bayangkan..
Bismillah, aku mampu membuat senyum dibibir ayah kelak :)

I Love Daud Carel Agoes.. Ayah Terhebat untukKu :)

Selasa, 24 Januari 2012

kemana lagi aku harus mengadu?

Tuhan,
Engkau sisakan apa untukku?
Aku rasa tak ada,
mungkin hanya iman yang ada dihatiku.

Tuhan,
Apa aku boleh memilih?
Memilih apa yang aku inginkan?
Aku mohon, agar aku tau kapan Engkau mengambil nyawaku.
Agar aku bisa bersiap, bersiap untuk bahagiakan mereka.

Tuhan,
Mereka yang benar2 mencintai aku.
Mereka yang bener2 bahagia bersamaku.
Bantu aku untuk bahagiakan mereka terlebih dahulu.

Aku hanya punya dirimu ya Allah,
Hanya kepadamu aku mengadu..
Hampir tak ada yang mengerti.